Mi Instan, Makanan Lezat yang Bisa Sebabkan Luka dalam Tubuh Anak

oleh

garudaonline, Jakarta: Saat lapar berat melanda atau saat hujan mulai mengguyur, semangkuk mi instan panas terdengar praktis, murah dan nikmat.

Namun hati-hati saat memberikannya untuk anak-anak. Penelitian terbaru menunjukkan produk mi instan itu berisiko pada anak-anak.

Studi yang dilakukan di Amerika Serikat ini mendapati produk instan seperti mi, ramen atau sup merupakan penyebab satu dari lima luka yang terjadi pada anak-anak. Hasil penelitian ini membuat para ahli mempertanyakan keamanan makanan tersebut.

“Saya pikir selama ini orang berasumsi sup itu aman, tapi faktanya tidak,” kata ahli pediatri Courtney Allen dari Emory University yang memimpin penelitian ini.

Hanya saja, ini bukan soal bahaya kesehatan karena bahan-bahan yang terkandung di dalamnya, melainkan soal luka fisik.

Studi ini menganalisis data lebih dari 4.500 luka pada anak berusia 4-12 tahun dalam periode 11 tahun berdasarkan data dari National Electronic Injury Surveillance System.

Peneliti menemukan 972 cedera berhubungan dengan produk mi instan yang dimicrowave atau 21,5 persen dari total sampel. Hasil ini membuat peneliti mengestimasi mi instan menyebabkan 10 ribu luka pada anak di AS setiap tahunnya.

Dalam studi yang dipresentasikan di American Academy of Pediatrics National Conference ini, penelitti juga mendapati lebih dari 90 persen anak yang kulitnya terbakar akibat mi instan panas dibawa ke unit gawat darurat. Beberapa luka bahkan membutuhkan rawat inap hingga operasi.

Para peneliti menemukan sebagian besr luka terjadi pada tubuh bagian bahu hingga paha, dan terjadi pada anak usia 4-7 tahun. Dugaan sementara, luka ini terjadi akibat mi instan panas yang tumpah.

Apapun penyebabnya, Allen menyarankan agar orang lebih waspada saat anak mengonsumsi mi instan.

“Jika Anda tetap ingin anak memanaskan, membawa dan mengonsumsi produk instan itu, Anda mesti mengawasinya,” tutur Allen.

Sementara itu, kepala bagian yang menangani luka di Shriners Hospitasls for Children – Northern California, David Greenhalgh menyatakan banyak menemui kasus luka bakar pada anak karena mi instan.

“Mereka menumpahkannya dan mengenai tubuh mereka. Mereka datang ke rumah sakit dan kami mesti memberi tahu orang tuanya cara merawat luka, beberapa juga perlu operasi. Saya tidak terkejut dengan hasil penelitian ini,” kata Greenhalg mengomentari hasil studi anyar ini. (cnn/voshkie)

Berikan Komentar