Soal Insiden Khabib, Mayweather dan Pacquiao Angkat Bicara

oleh

garudaonline – Jakarta | Petinju veteran Amerika Serikat, Floyd Mayweather Jr. meminta agar Khabib Nurmagomedov dihukum berat atas aksinya usai mengalahkan Conor McGregor, petarung yang juga pernah ditaklukkan Mayweather.

Khabib memancing kerusuhan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu (7/10), setelah keluar menaiki pagar oktagon dan menyerang rekan McGregor, Dillon Danis, karena tersinggung dengan hinaannya.

Aksinya itu pun menodai kemenangannya atas McGregor yang sebenarnya sempurna di kelas ringan UFC. Petarung asal Rusia itu hanya butuh empat ronde untuk menekuk The Notorious melalui gerakan submission atau kuncian pada leher lawan.

Tak tertarik membahas kemenangan Khabib, Mayweather menyoroti perbuatan petarung kelahiran Dagestan tersebut yang dinilainya melanggar batas-batas atlet bela diri profesional.

“Saya tidak terlalu mengenal pria yang melawan McGregor itu [Khabib], tapi saya tahu yang dihadapinya [McGregor] tak terkalahkan. McGregor lawan yang amat berat, tapi lawannya McGregor yang melompati ring [oktagon] dan berkelahi dengan orang di tengah kerumunan [penonton], amat tidak profesional,” ujarnya dalam wawancara eksklusif di kanal Youtube ITP Live.

Mayweather juga pernah merasakan provokasi yang keluar dari mulut McGregor sebelum pertarungan spesialnya di ring tinju, pada 27 Agustus 2017. Pada akhirnya ia mampu menahan diri dan berhasil mengalahkan McGregor secara TKO pada ronde ke-10 di ring.

Lihat juga: Bima Sakti Puas Penampilan Pemain Debutan di Timnas Indonesia
Petinju 41 tahun itu pun mengatakan Khabib sudah sepantasnya mendapat hukuman berat dan denda yang sangat besar atas perilakunya tersebut.

“Saya yakin bakal ada denda yang sangat besar karena pengalaman saya saat bertinju melawan Zab Judah, ada keributan dalam ring, kemudian ada hukuman berat dan denda besar. Kalau tidak salah hingga ratusan ribu [Dolar AS],” ujar Mayweather.

“Tidak terhadap saya, tapi denda dijatuhkan kepada Zab Judah atau paman saya Roger [Mayweather] atau Leonard Ellerbe [penasihat Mayweather]. Jadi, saya tahu ketika seseorang menaiki pagar ring dan melompat ke penonton berkelahi dengan orang, dendanya harus benar-benar gila.”

Floyd Mayweather pernah menaklukkan Conor McGregor di ring tinju secara TKO pada ronde 10. (Floyd Mayweather pernah menaklukkan Conor McGregor di ring tinju secara TKO pada ronde 10. (Foto: Mark J. Rebilas-USA TODAY Sports)
Mayweather memang pernah mengalami pertandingan yang berakhir kontroversial saat melawan Zab Judah sehingga menyebabkan kerusuhan di luar ring pada 8 April 2006. Dikutip dari ESPN, keributan berawal tepatnya pada sisa lima detik ronde 10.

Paman sekaligus pelatih Mayweather, Roger Mayweather masuk ring tinju yang kesal karena ia menganggap Zab Judah banyak melancarkan pukulan brutal dan ilegal sehingga membahayakan petinjunya. Ketika wasit Richard Steele menghentikan pertandingan untuk sementara, Roger memaki Zab Judah.

Kondisi itu membuat panas pelatih Zab Judah, Yoel Judah, yang langsung mendekati dan melayangkan tinju ke Roger. Keributan itu membuat para ofisial dari dua petinju terpancing ke ring dan saling hantam, termasuk Ellerbe. Zab Judah tertangkap kamera juga memukul Ellerbe di bagian belakang kepala.

Setelah insiden itu, Komisi Atletik Nevada (NSAC) yang menaungi semua olahraga beladiri tangan kosong termasuk tinju, menjatuhkan sanksi kepada semua pihak yang terlibat.

Zab Judah kena hukuman paling berat yakni pembekuan lisensi tinju selama setahun dan denda US$250 ribu. Yoel Judah juga didenda US$100 ribu dan dicabut lisensinya selama setahun. Dari pihak Mayweather, denda sebesar US$50 ribu dijatuhkan kepada Ellerbe.

Sementara itu, Presiden UFC Dana White pernah mengatakan Khabib kemungkinan juga bakal dijatuhkan denda US$250 ribu (saat ini setara Rp3,8 miliar) termasuk sanksi skors empat hingga enam bulan.

Pacquiao: Khabib Bersalah!

Sementara itu, Petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao, menyebut Khabib Nurmagomedov jelas bersalah ketika dirinya melakukan penyerangan ke kubu Conor McGregor setelah pertandingan berakhir.

Pacquiao mengaku heran dengan aksi yang ditunjukkan oleh Khabib setelah laga terakhir. Usai memastikan kemenangan lewat submission, Khabib justru membuat keributan dengan kubu McGregor. Ia melompati pagar oktagon dan menerjang Dillon Danis, salah satu rekan McGregor.

“Saya rasa hal itu tidak seharusnya terjadi karena pertarungan sudah berakhir. Khabib bersalah menyerang kubu McGregor. Saya rasa larangan bertanding dan denda akan menanti,” kata Pacquiao seperti dikutip dari Give Me Sport.

Pacquiao sendiri mengaku tidak pernah punya pikiran untuk menjajal pertarungan lawan petarung-petarung UFC seperti yang pernah dilakukan Floyd Mayweather Jr. melawan Conor McGregor. “Tidak (berminat),” ucap Pacquiao.

Pacquiao sendiri belum menentukan langkah selanjutnya di dunia tinju setelah menang di pertarungan terakhir melawan Lucas Martin Matthysse di Kuala Lumpur bulan Juli lalu.

Pada bulan lalu, Mayweather Jr. sempat membuka kemungkinan terjadinya rematch antara dirinya dengan Pacquiao. Kedua petinju tersebut terlihat bersama di Jepang saat Mayweather Jr. memberikan pengumuman tersebut sehingga publik masih bisa berharap rematch benar-benar terwujud.

Dalam duel pertama di tahun 2015, Mayweather Jr. berhasil menang angka atas Manny Pacquiao. Pacquiao mengaku ia mengalami cedera pada tangan sehingga performanya tidak maksimal di laga tersebut.(g05/BBS)

Berikan Komentar