PSSI: Milla Ulur Negosiasi Bukan karena Gaji

oleh

garudaonline – Jakarta | Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Refrizal, menyebut lambatnya negosiasi yang dilakukan PSSI dengan Luis Milla bukan karena besaran gaji yang diminta pelatih asal Spanyol tersebut. Refrizal menyebut Milla memiliki beberapa pertimbangan, sehingga negosiasi membutuhkan waktu.

Sebelumnya beredar kabar bahwa Milla belum mengiyakan penawaran perpanjangan kontrak dari PSSI karena pelatih 52 tahun itu meminta kenaikan gaji. Saat ini, Milla menerima bayaran di kisaran Rp600 juta per bulan. Selain itu, Milla juga mendapatkan beberapa fasilitas mewah seperti mobil dan rumah.

“Bukan masalah gaji, Milla dia baik, terbuka dan ramah dengan kami. Dia juga punya pilihan untuk melatih, kalau ada tawaran lebih baik di negaranya, misalnya, tentu ada pertimbangan dan kami hargai itu,” kata Refrizal mengutip dari Goal Indonesia, Jumat (14/9/2018).

Saat ini, Milla masih berada di Spanyol. Hal itu yang membuat PSSI agak kesulitan melakukan negosiasi dengan eks pelatih Timnas Spanyol U-21 itu. Sebab, agen Milla yang juga berasal dari Spanyol hanya ingin melakukan negosiasi melalui email, sehingga itu menyulitkan PSSI.

PSSI sendiri akan mengadakan rapat internal pada Kamis 20 September 2018. Rapat tersebut diadakan untuk membahas apakah PSSI tetap memercayakan Milla sebagai pelatih atau tidak.

Penunjukan pelatih dalam waktu dekat memang wajib dilakukan PSSI. Sebab pada 10 Oktober 2018, Timnas Indonesia akan menghadapi Myanmar di laga uji coba. Kemudian pada 8 November 2018, Timnas Indonesia akan ambil bagian di turnamen sepakbola paling bergengsi di Asia Tenggara, Piala AFF.(g06/Osport)

Berikan Komentar